Sekedar belajar sejarah di tanah kelahiran…PAPUA.

Pertama kali pendaratan missionaris Kristen utk penyebaran ajaran Kristen di tanah Papua adalah 5 Pebruari 1855 oleh 2 orang missionaris C.W. Ottoe dan J.G. Geissier melalui Kesultanan Islam Ternate-Tidore. Dimana pada saat itu, residen Belanda menjelaskan kepada Sultan bahwa Ottow dan Geissler mereka adalah Peneliti Alam dan bermaksud ke tanah Papua. Tetapi Sultan yang sudah lama mengetahui identitas mereka, berkata “ah mereka kan missionaries pekabaran Injil” jangan merubah status mereka, biarkan mereka menyebarkan ke Kristenan mereka. Maka Sultan memberikan surat ijin bagi mereka bahkan memerintahkan kepada para kepala suku untuk melindungi dan menolong mereka jika mereka kekurangan makanan. ( sumber: http://mansinam.com/data/sejarah/masuknya_injil_di_papua.php )

Itulah sejarah yg membuktikan damainya Islam bersanding dengan Kristen di bumi Cendrawasih. Tidak pernah Islam menghalangi, bahkan mempersilakan dan membantu penyebaran kristen dengan menjamin keselamatan melalui perlindungan yg diberikan oleh Penguasa Islam disana pada waktu itu kpd 2 org missionaris pekabaran injil. Jadi apabila ada umat Kristiani yg sekarang menghalangi umat muslim beribadah di sana (Cth. Kab. Tolikara) dg Perda tidak boleh bangun tempat Ibadah kecuali gereja, kemudian melarang beribadah bahkan sampai pelarangan penggunaan jilbab…maka sangatlah naif dan membuktikan bhw mereka bukanlah orang Papua dan bukan umat Kristiani yg sesungguhnya. Karena org Papua dan umat Kristiani pasti tidak lupa dengan sejarahnya. Mereka adalah saudara-saudara yg sarat dengan budaya menghargai sejarah.
sangat disayangkan apabila berita ini benar:
http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/07/24/nrzr7u354-ketua-pglii-perda-pelarangan-bangun-rumah-ibadah-di-tolikara-sesuai-kearifan-lokal
Dimana menunjukkan mereka melupakan sejarahnya. Dan apabila berita ini benar:
http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/07/24/nrz2yy257-gidi-denda-warga-yang-tidak-mengecat-simbol-israel
Mungkin mulai terkuak fak dan kebenaran bahwa sejatinya sudah ads infiltrasi asing yg berbahaya disana. Sudah saatnya “lampu merah” bagi pemerintah utk lebih fokus terhadap penangkalan ideologi asing pemecah belah umat.
Jadi sejatinya ini bukanlah singgungan antara Islam dan Kristen yg doktrin nya penuh kedamaian…namun Doktrin asing yg sarat dg kepentingan politis. Waspadalah…!!!
#saveNKRI #IslamDamai #IndonesiaDamai

View on Path

Tentang Dr. (Candt.) Jamaluddin Mahasari, S.ST, M.H.

Jangan merasa hidup jika belum memberi arti dan manfaat untuk orang lain... Jangan merasa hebat jika belum menjadikan dirinya manfaat untuk kebanyakan orang...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s